Categories
Hewan

Skema Siklus Hidup Lalat dari Telur sampai Dewasa

Lalat merupakan salah satu binatang yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Lalat bisa hidup di segala kondisi cuaca dan lingkungan termasuk di dalam rumah. Walaupun bentuknya kecil, akan tetapi hewan ini perlu diwaspadai bisa membawa penyakit berbahaya. Oleh sebab itulah, kamu harus waspada jika hewan terbang ini sampai hinggap di makanan.

Lalat termasuk hewan yang memiliki siklus hidup tidak lama. Hewan kecil terbang tersebut berkembang biak dengan cara bertelur. Untuk lebih jelasnya tentang skema siklus hidup lalat, simak penjelasannya berikut ini :

Urutan Skema Siklus Hidup Lalat Secara Lengkap

Lalat merupakan salah satu hewan yang memiliki metamorphosis sempurna. Itu artinya daur hidup lalat mengalami 4 fase  yaitu telur, larva, pula dan imago seperti di lansir di rumusrumus.com. Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana daur hidup lalat, berikut skemanya:

1. Telur

Siklus hidup lalat dimulai dari telur. Pada fase ini, telur dihasilkan oleh perkawinan antara lalat jantan dan lalat betina yang sudah dewasa. Telur lalat umumnya di letakkan oleh betina di tempat kotor atau lembab secara berkelompok. Tempat tersebut dipilih karena nantinya akan menjadi sumber makanan bagi larva jika sudah menetas. Dalam skema siklus hidup lalat, telur-telur ini biasanya akan menetas setelah 1 hari atau 24 jam.

Selama masa hidupnya, lalat betina  bisa menghasilkan 900 telur. Tidak heran jika populasi lalat akan terus ada walaupun telah dilakukan langkah-langkah untuk membunuhnya. Selain mencari tempat sampah, lalat betina juga gemar meletakkan telurnya di atas makanan. Maka dari itulah biasakan menutup makanan agar tidak menjadi media bertelurnya lalat dewasa.

2. Larva

Setelah satu hari, maka telur akan menetas dan berubah menjadi larva atau biasa kita lihat berbentuk belatung. Dalam daur hidup lalat, larva akan mengalami beberapa kali perubahan bentuk dan pergantian kulit. Fase ini biasanya berlangsung selama 2 hari dan dimana pada masa pergantian kulit yang terakhir, larva akan mencari tempat yang aman karena akan berubah menjadi pupa.

3. Pupa

Setelah dua hari menjadi larva, skema siklus hidup lalat berlanjut pada fase pupa. Pada fase ini ia akan bertapa di tempat yang gelap dan terhindar dari sinar matahari. Kulit larva akan mengeras dan berubah warna menjadi coklat seperti kokon. Fase ini berlangsung selama 7 hari dimana akan mulai terbentuk sayap hingga akhirnya kokon terbelah dan lalat dewasa atau biasa disebut dengan imago siap terbang.

4. Imago (lalat dewasa)

Skema siklus hidup lalat akan sempurna setelah memasuki masa imago atau lalat dewasa. Imago yang berhasil keluar dari kokon atau pupa akan terbang untuk mencari makanan. Pada fase ini, lalat dewasa bisa hidup selama 21 hari. Sebelum masa itu habis, lalat betina biasanya akan kawin dan menghasilkan telur mencapai 900 butir. Nah, dari sinilah daur hidup lalat baru akan dimulai kembali.

Lalat merupakan salah satu hewan yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Walaupun bentuknya kecil, akan tetapi hewan ini cukup berbahaya karena bisa membawa berbagai jenis penyakit. Dengan mengetahui skema siklus hidup lalat, kamu bisa mencegah munculnya populasi lalat yang lebih banyak. Untuk itu pastikan lingkungan tetap tinggal kamu selalu bersih agar tidak menjadi habibat berkembangbiak lalat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *